Jurnal Keperawatan http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep <h4>Jurnal Keperawatan Prodi S1 Keperawatan STIKes William Booth Surabaya</h4> STIKes William Booth Surabaya en-US Jurnal Keperawatan 2302-948X <h2><em>The authors who publish this journal agree to the following requirements:</em></h2> <div class="page"> <ol> <li class="show"><em>The author retains the copyright and gives the journal rights regarding the first publication with the work being simultaneously licensed below&nbsp;<a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">Creative Commons Attribution ShareAlike License</a>&nbsp;which allows others to share the work with an acknowledgment of the author's work and early publications in this journal.</em></li> <li class="show"><em>Authors can include separate additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version (for example, send it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this Journal</em>.</li> <li class="show"><em>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., at an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as excerpts of previously published works.</em></li> </ol> </div> SEDUHAN BUNGA ROSELLA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/320 <p>Hypertension is an increase in blood pressure <u>&gt;</u> 140/90 mmHg is the result obtained with two measurements. Hypertension can be prevented and controlled with non-medical and medical treatment, non-medical treatment including maintaining weight, regulating diet, avoiding alcoholic beverages and cigarettes and steeping rosella flowers. This study aims to see the difference in blood pressure in the control and intervention groups after giving Rosella flower water steeping. The method used is a quasi-experimental pre-post test with a control group of 36 respondents, using a purposive sampling technique to determine the sample, with the intervention group (given rosella flower steeping) totaling 18 respondents and the control group totaling 18 respondents. The data obtained were carried out by the Wilcoxon and Mann Whitney U statistical tests. Data analysis using the Wilcoxon statistical tests in the intervention and control groups showed sig 2 tailed = 0.000 and 0.248 and the Mann Whitney U statistical test showed 0.000 meaning that there was a difference in blood pressure in the control and intervention group respondents. after giving rosella flower steeping. Steeping rosella flowers can be used as an alternative non-drug therapy to control blood pressure in patients with hypertension.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: Rosella Flower Stew, Blood Pressure, Hypertension</p> Rina Budi Kristiani Sosilo Yobel ##submission.copyrightStatement## 2022-06-03 2022-06-03 11 1 1 5 10.47560/kep.v11i1.320 HUBUNGAN BURNOUT DENGAN KINERJA PERAWAT PADA ERA PANDEMI COVID-19 DI RS WILLIAM BOOTH SURABAYA http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/328 <p>Selama masa pandemi covid-19 banyak perawat yang mengalami kelelahan akibatnya perawat mengalami <em>b</em>u<em>rnout</em> karena banyaknya tanggung jawab dan tuntutan kerja. <em>Burnout</em> merupakan kondisi kelelahan secara fisik maupun emosi. Banyaknya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi covid-19 dan peningkatan jumlah pasien covid-19 menyebabkan keterbatasan tenaga medis terutama perawat diruang rawat inap isolasi. Jam kerja yang semula hanya 8 jam menjadi lebih dari waktu tersebut bahkan tidak luput dari jam lembur sehingga dikhawatirkan perawat mengalami tingkat stres dan kelelahan kerja yang berdampak pada penurunan kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan <em>burnout</em> dengan kinerja perawat pada era pandemi covid-19 di RS William Booth Surabaya. Desain penelitian korelasi ini dengan kuantitatif menggunakan pendekatan <em>cross sectional. </em>Populasi yang dalam penelitian ini adalah semua perawat yang pernah merawat pasien covid-19 diruang isolasi. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner <em>Maslach Burnout Inventory</em> (MBI) dan kuisioner kinerja perawat. Hasil penelitian didapatkan bahwa paling banyak responden mengalami <em>burnout</em> tinggi sebanyak 13 responden (37,1%),&nbsp; dan mayoritas responden memiliki kinerja baik sebanyak 34 responden (97,1%). Dan hasil uji statistik <em>spearman rho </em>didapatkan nilai p = 0.253 yang artinya tidak ada hubungan <em>burnout</em> dengan kinerja perawat pada era pandemi covid-19 di Rumah Sakit William Booth Surabaya. Oleh karena itu, perawat hendaknya mampu mengendalikan <em>burnout</em> yang dialami, agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya dengan baik dalam memberikan pelayanan profesional kepada pasien secara optimal kepada pasien.</p> Aristina Halawa Hendro Djoko Tjahdjono Erisa Navyta Khurniawati ##submission.copyrightStatement## 2022-06-03 2022-06-03 11 1 6 16 10.47560/kep.v11i1.328 PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAPAS ANAK USIA 1-5 TAHUN DI RUMAH http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/330 <p>Perawatan bagi anak yang terkena infeksi saluran pernapasan akut di rumah penting agar anak tidak jatuh dalam kondisi yang berbahaya.terutama di masa pandemic Fenomena yang ditemukan masih &nbsp;ada ibu di Posyandu Buah Hatiku di RW XIII Kelurahan&nbsp; Kebraon Kecamatan Karangpilang Surabaya belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang perawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas anak sehingga bila anaknya batuk pilek dan sesak napas, ibu berusaha mengeluarkan sekret untuk mengurangi sesaknya tetapi cara yang digunakan salah. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas anak usia 1-5 tahun di rumah. Desain penelitian menggunakan <em>pra eksperimental </em>dengan rancangan <em>one-group pra test-post test design. </em>Kelompok ibu-ibu posyandu buah hatiku&nbsp; diukur tingkat pengetahuannya tentang perawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas anak usia 1-5 tahun di rumah sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik<em> purposive sampling</em> dengan jumlah sampel 32 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pertanyaan tertutup. Hasil penelitian sebelum penyuluhan (85%) berpengetahuan cukup sedangkan setelah penyuluhan menjadi (97%) berpengetahuan baik. Hasil uji statistik menggunakan <em>wilcoxon </em>dengan piranti <em>software SPSS</em> 16&nbsp; nilai signifikan α = 0,05 didapatkan harga p = 0.000 oleh karena, p &lt; α maka ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas anak usia 1-5 tahun di rumah. Penyuluhan merupakan metode yang efektif dimana terjadi transfer informasi dari penyuluh ke sasaran. Maka penyuluhan tentang perawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas anak usia 1-5 tahun di rumah dijadikan sebagai sarana penyampain informasi bagi ibu yang memiliki anak yang terkena ISPA agar anaknya tidak jatuh dalam komplikasi.</p> Cicilia Wahju Djajanti ##submission.copyrightStatement## 2022-06-03 2022-06-03 11 1 17 25 10.47560/kep.v11i1.330 EFEKTIVITAS PENGGUNAAN NASAL KANUL TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN COVID19 http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/308 <p>Covid 19 atau disebut juga Coronavirus adalah penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 dan bersifat menular. Virus corona menyerang saluran pernapasan yang dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen yang tidak terduga. Penggunaan kanula hidung menjadi pilihan dalam memenuhi kebutuhan oksigen pasien virus corona dengan protes ringan hingga langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecukupan pemanfaatan kanula hidung pada oksigen imersi pada pasien virus corona di RS Fatmawati. Strategi eksplorasi menggunakan one gathering pretest-posttest plan tanpa menggunakan benchmark group, metode pemeriksaan adalah Complete Examining menggunakan uji Wilcoxon, disusul dengan overall direct model-rehashed measure, jumlah responden adalah 17 orang. Nilai normal perendaman oksigen sebelum diberikan perawatan oksigen kanula hidung adalah 92,24% dan nilai perendaman oksigen setelah diberikan kanula hidung adalah 98,24%. Hal ini cenderung terlihat bahwa ada perbedaan kritis antara saat diberikan kanula hidung dengan perkiraan imersi setelah diberikan kanula hidung, nilai p (0,000) &lt; (0,05). Sehingga cenderung diduga ada kecukupan positif pemanfaatan kanula hidung pada perendaman oksigen pada pasien virus corona.</p> Denny Setiadi ##submission.copyrightStatement## 2022-06-03 2022-06-03 11 1 26 31 10.47560/kep.v11i1.308 HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KEPATUHAN PENGHITUNGAN LUKA TEKAN DEKUBITUS http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/329 <p>Luka tekan terjadi karena penurunan suplai darah dan malnutrisi jaringan akibat penekanan yang terus menerus pada kulit, jaringan, otot dan tulang. Rendahnya kepatuhan perawat dalam melakukan penghitungan skor luka tekan decubitus memberikan andil yang cukup besar pada masih tingginya angka kejadian luka tekan decubitus pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui &nbsp;hubungan pengetahuan perawat&nbsp; tentang kepatuhan penghitungan luka tekan dekubitus dengan kepatuhan penghitungan luka tekan dekubitus. Dalam penelitian ini menggunakan desain <em>studi korelasional </em>melalui pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua perawat di ruang di Ruang Rawat Inap Lantai 2 Lama Rumah Sakit Siloam Surabaya, dengan jumlah sampel yang memenuhi kreteria inklusi dan eksklusi sebanyak 30 orang. Tehnik sampling mempergunakan <em>total sampling</em>. Alat untuk proses pengumpulan data kuesioner dan lembar observasi, selanjutnya dianalisa dengan uji statistik Rank Spearman dengan p value &lt; 0.05. Diketahui sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak&nbsp; 18 orang (60%). Dari 18 orang responden dengan kategori tingkat pengetahuan cukup terbagi menjadi kategori patuh sebanyak 12 orang (66.67%). Dari hasil uji statistic dengan menggunakan korelasi Rank Spearman dipeloreh hasil p value 0.026, yang artinya ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat&nbsp; Tentang Kepatuhan Penghitungan Luka Tekan Dekubitus Dengan Kepatuhan Penghitungan Luka Tekan Dekubitus Di Ruang Rawat Inap Lantai 2 Lama Rumah Sakit Siloam Surabaya tahun 2021. Untuk itu perawat menekankan tanggung jawab dalam membantu keselamatan paisen agar mematuhi pelaksanaan <em>patient safety, </em>khususnya dalam pelaksanaan pencegahan untu kmengurangi kejadian cidera akibat pasien jatuh.</p> Erika Untari Dewi Ethyca Sari Lina Sari Wulandari ##submission.copyrightStatement## 2022-06-04 2022-06-04 11 1 32 36 10.47560/kep.v11i1.329 PENGARUH KOMPRES TEPID SPONGE TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN DIAGNOSA MEDIS ACUTE LYMPHOID LEUKEMIA http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/332 <p>Acute Lymphoid Leukemia adalah salah satu jenis keganasan yang terjadi pada sel darah dimana terjadi proliferasi berlebihan dari sel darah putih. Keluhan utama yang dapat muncul pada pasien yang menderita Acute Lymphoid Leukemia adalah hipertermi, keluhan ini membuat pasien anak membutuhkan perawatan khusus yaitu asuhan keperawatan. Asuhan keperawatan merupakan proses atau rangkaian kegiatan pada praktik keperawatan yang diberikan secara langsung pada klien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Asuhan keperawatan dapat digunakan pada semua pasien dengan keluhan yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Acute Lymphoid Leukemia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan dua partisipan dari pasien yang dirawat selama 3 hari. Hasil studi menjelaskan bahwa pasien dengan Acute Lymphoid Leukemia didapatkan diagnosa keperawatan prioritas hipertermi. Intervensi yang diberkikan kepada kedua klien adalah dengan cara pemberian kompres <em>Tepid Sponge</em>. Kompres <em>Tepid Sponge </em>adalah sebuah teknik kompres hangat yang menggabungkan teknik kompres blok pada pembuluh darah superfisial dengan teknik seka. Dari rencana tersebut dilakukan tindakan sesuai rencana dan didapatkan evaluasi selama 3 hari masalah hipertermi pada klien satu dan dua terdapat persamaan dimana penurunan rerata suhu tubuh antara klien satu dan dua yaitu 1,4<sup>0</sup>C dalam jangka waktu 3 hari. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres dengan teknik <em>tepid sponge</em> mampu dan efektif untuk menurunkan suhu tubuh pada masalah hipertermi.</p> Lina Mahayati Taufan Citra Darmawan ##submission.copyrightStatement## 2022-06-04 2022-06-04 11 1 37 43 10.47560/kep.v11i1.332 PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG POSYANDU BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI BERKUNJUNG DI POSYANDU GUNUNG SLAMET KELURAHAN SEMEMI SURABAYA http://jurnal.stikeswilliambooth.ac.id/index.php/Kep/article/view/337 <p>Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses pembelajaran. Partisipasi adalah keterlibatan baik secara mental dan emosional yang ikut terlibat dalam suatu kegiatan seperti posyandu, pengetahuan tentang posyandu yang dimiliki ibu akan mendasari perilakunya untuk berpartisipasi berkunjung ke posyandu. Tetapi pada kenyataannya masih ada ibu-ibu yang tidak membawa anaknya ke Posyandu karena ketidaktahuan tentang posyandu dan manfaatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu balita tentang posyandu dengan tingkat partisipasi ibu balita berkunjung di Posyandu Gunung Slamet II RW 06 Kelurahan Sememi Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain penelitian Cross sectional. Populasi penelitian ini ibu balita total 54 dan sample yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 39. Sampling yang digunakan dalam penelitian adalah <em>purposive sampling</em>. Alat ukur mengunakan kuesioner. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi spearmen rho. Dari hasil uji statistik spearmen rho didapatkan nilai signifikan &nbsp;0,95 &gt; 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya tidak ada hubungan antara kedua variabel tingkat pengetahuan dan tingkat partisipasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tidak adanya partisipasi ibu balita walaupun tingkat pengetahuan baik seperti tenaga kesehatan yang tidak optimal dalam memberikan informasi. Peneliti menyarankan untuk memfasilitasi dengan cara meningkatkan komunikasi antara tenaga kesehatan dengan ibu balita, serta mengoptimalisasi peran tenaga kesehatan di Posyandu sehingga ibu balita berpartisipasi aktif berkunjung di Posyandu.</p> Pandeirot Marjory Nancye Safitri Rossita ##submission.copyrightStatement## 2022-06-04 2022-06-04 11 1 44 51 10.47560/kep.v11i1.337