HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KECANDUAN INTERNET PADA REMAJA DI SMP CAHAYA SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.47560/7cx1mw03Keywords:
Kesepian, Kecanduan Internet, RemajaAbstract
Latar belakang: Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami kesepian akibat perubahan sosial dan psikologis yang mereka alami. Kesepian yang berkepanjangan dapat mendorong remaja untuk mencari pelarian melalui internet, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kecanduan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesepian dengan kecanduan internet pada remaja di SMP Cahaya Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan metode cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 151 siswa kelas VIII di SMP Cahaya Surabaya yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner UCLA Loneliness Scale Version i3 untuk mengukur tingkat kesepian dan Internet Addiction Test i(IAT) untuk mengukur tingkat kecanduan internet. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Pada penelitian ini responden yang menunjukkan kesepian rendah sebanyak i68,2% sedang yang mengalami kecanduan internet ringan sebanyak i60,9%. Dengan p-value i0,003. Semakin tinggi tingkat kesepian yang dialami remaja, semakin besar kemungkinan mereka mengalami kecanduan internet. Kesimpulan: Kesepian memiliki hubungan positif dengan kecanduan internet pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan intervensi dari pihak sekolah, keluarga, dan tenaga pendidik untuk mengurangi kesepian dan mengontrol penggunaan internet pada remaja agar tidak berlebihan.
Downloads
References
Ayu Putri Ariani, G., Susanti Papuke, S., Apriana, R., i& Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo, J. i(2022). DETEKSI DINI KECANDUAN INTERNET PADA REMAJA SMP DI KOTA GORONTALO EARLY DETECTION OF INTERNET ADDICTION IN JUNIOR HIGH SCHOOL TEENS IN GORONTALO CITY the license CC BY-SA i4.0 i(Vol. i4, Issue i3). http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index
Cahyanti, D., i& Neviyarni. i(2022). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Loneliness Pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Tambusai, i6(1), i1998–2005. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/3246/2709
Fatwana, N. i(2022). HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA SMAN i1 MUTIARA PIDIE. In Science. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY.
Febriani, Z. i(2021). Perbedaan Tingkat Kesepian Pada Remaja Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Jurnal Pendidikan Tambusai, i5, i7032–7037.
Hatmanti, N. M., Febriata, A., Hanik, U., i& Noventy, I. i(2023). Hubungan Kepribadian Dengan Smartphone Addiction Pada Siswa Di Smkn i01 Surabaya. Jurnal Keperawatan, i11(2), i142–148.
Hermawati, N. i(2021). Gambaran Kesepian Pada Dewasa Awal yang Menggunakan Media Sosial di Tengah Pandemi COVID-19. Universitas Islam Riau.
Krisnadi, B., i& Adhandayani, A. i(2022). Kecanduan media sosial pada dewasa awal: Apakah dampak dari kesepian? JCA of Psychology, i3(1), i47–55. https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/jpsy/article/view/187
Kusuma Rini, M., i& Huriah, T. i(2020). Prevalensi dan Dampak Kecanduan Gadget Pada Remaja: Literature Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, i5(1), i185–194. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i1.4609
Nauri, M. I. dan A. i(2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Pusat Pendidikan SDM Kesehatan, i307.
Rachmawati, D. i(2018). HUBUNGAN KECANDUAN INTERNET TERHADAP INTERAKSI SOSIAL REMAJA.
Sembiring, K. D. R. i(2017). Hubungan Antara Kesepian Dan Kecenderungan Narsisistik Pada Pengguna Jejaring Sosial Media Instagram. Jurnal Psikologi, i16(2), i147. https://doi.org/10.14710/jp.16.2.147-154
Zelfina, T., i& Nurmina. i(2023). Hubungan Antara Loneliness Dengan Internet Addiction Pada Remaja Pengguna Media Sosial. CAUSALITA : Journal Of Psychology, i1(2), i109–115. https://doi.org/10.62260/causalita.v1i2.70
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The authors who publish this journal agree to the following requirements:
- The author retains the copyright and gives the journal rights regarding the first publication with the work being simultaneously licensed below Creative Commons Attribution ShareAlike License which allows others to share the work with an acknowledgment of the author's work and early publications in this journal.
- Authors can include separate additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version (for example, send it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this Journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., at an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as excerpts of previously published works.
