FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN CEDERA TUSUK JARUM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT

Authors

  • Wahyu Suseno STIKes William Booth
  • Rachel Octaviari Altruisa STIKes William Booth

DOI:

https://doi.org/10.47560/chkf9j64

Keywords:

APD, Beban Kerja, Cedera Tusuk Jarum, Kepatuhan SOP, Pengetahuan

Abstract

Latar Belakang: Cedera tusuk jarum atau Needle Stick Injury (NSI) masih menjadi risiko menakutkan bagi perawat karena potensi penularan penyakit seperti HIV dan Hepatitis. Seringkali, insiden ini dikaitkan dengan kelalaian individu, namun faktor sistemik seperti beban kerja juga memegang peran penting. Tujuan: Penelitian ini ingin membuktikan faktor apa yang sebenarnya paling dominan membuat perawat mengalami cedera tusuk jarum; apakah murni karena kurang pengetahuan, malas pakai APD, atau karena beban kerja yang terlalu berat. Metode: Kami melakukan survei terhadap 37 perawat di ruang rawat inap dengan metode total sampling. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisis statistik untuk mencari hubungan dan faktor risiko terbesar. Hasil: Ternyata, semua faktor yang diteliti (pengetahuan, kepatuhan SOP, penggunaan APD, dan beban kerja) berhubungan erat dengan kejadian cedera. Namun, temuan yang paling mencolok adalah beban kerja berat menjadi penyebab paling kuat. Perawat dengan beban kerja berat berisiko 13 kali lipat lebih tinggi mengalami tertusuk jarum dibandingkan rekannya yang memiliki beban kerja ringan. Simpulan: Pengetahuan dan kepatuhan saja tidak cukup. Jika beban kerja perawat terlalu tinggi, risiko kecelakaan kerja akan melonjak drastis akibat kelelahan dan ketergesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Muhajirin & Suryani, A. (2022) ‘Hubungan Safety Culture dengan Kejadian Needle Stick Injury pada Perawat di Ruang Rawat Inap Mawar dan Eboni RS PMI Kota Bogor’, Jurnal Ilmiah Wijaya, 14(2), pp. 21-28.

Almutawakkil, Z.F. & Budiono, N.D.P. (2025) ‘Pengaruh Sistem Manajemen Risiko Kesehatan Keselamatan Kerja Terhadap Sikap Pencegahan Needle Stick Injury Pada Perawat RSUD Umar Mas'ud Pulau Bawean’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(1), pp. 73-79.

Bouya, S., Balouchi, A., & Ahmadidarehsima, S. (2020) ‘Global Prevalence and Device Related Causes of Needle Stick Injuries among Health Care Workers: A Systematic Review and Meta-Analysis’, Annals of Global Health, 86(1), p. 35.

Cahyati, N.A., Djalil, R.H. & Hutahuruk, M. (2022) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Needle Stick Injury pada Perawat di IGD UPTD Rumah Sakit Manembo-Nembo Tipe C Bitung’, Jurnal Kesehatan Amanah, 4(1), pp. 20–29.

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) (2020) Workbook for Designing, Implementing, and Evaluating a Sharps Injury Prevention Program. Atlanta: CDC.

Dahlan, M.S. (2019) Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Edisi 6. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.

Fadilah, R., Anisah, A., & Purnama, D.N. (2021) ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Needle Stick Injury pada Perawat Di Rumah Sakit: Review Literatur’, Radinka Journal of Health Science, 2(2), pp. 101-109.

Ghasemi, M.K., Ghasemi, A., & Rezaee, M. (2022) ‘The Relationship between Workload and Occupational Accidents among Nursing Staff: A Cross-Sectional Study’, Safety and Health at Work, 13(2), pp. 201-207.

Hidayat, R. (2021) ‘Hubungan Kepatuhan Penggunaan APD dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Perawat di Masa Pandemi Covid-19’, Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), pp. 345-353.

Kurniawati, D. (2023) ‘Analisis Beban Kerja Perawat Pelaksana dengan Metode WISN di Ruang Rawat Inap RSUD’, Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 9(2), pp. 112-120.

Lubis, A.R. & Harahap, J. (2022) ‘Faktor Determinan Kepatuhan Penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) Keselamatan Pasien’, Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 5(1), pp. 55-62.

Maulana, A. & Widyastuti, T. (2020) ‘Pengaruh Kelelahan Kerja Terhadap Kewaspadaan Perawat dalam Penanganan Benda Tajam’, Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 9(1), pp. 88-97.

Matsubara, C., Sakisaka, K., Sychareun, V., Phensavanh, A., & Ali, M. (2017) ‘Anxiety and perceived psychological impact associated with needle stick and sharp device injury among tertiary hospital workers, Vientiane, Lao PDR’, PLOS ONE, 12(12), e0189992.

Notoatmodjo, S. (2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Cetakan ke-3. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam (2020) Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika.

Pratiwi, A. (2020) ‘Analisis Unsafe Action dan Unsafe Condition pada Perawat di Instalasi Gawat Darurat’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), pp. 120-129.

Putri, S.T., Santoso, S., & Rahayu, S. (2021) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang SOP dengan Kepatuhan Perawat Dalam Pelaksanaan SOP Perawatan Luka’, Jurnal Keperawatan BSI, 9(1), pp. 126-133.

Ramdan, I.M. & Rahman, A. (2021) ‘Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Perawat di Rumah Sakit Samarinda’, Jurnal MKMI, 17(1), pp. 22-30.

Sari, N.K. & Puspitasari, I. (2023) ‘Hubungan Pengetahuan K3 dengan Kejadian Needle Stick Injury pada Mahasiswa Profesi Ners’, Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(1), pp. 45-51.

Setiawan, B. (2022) ‘Burnout Syndrome dan Kaitannya dengan Kualitas Pelayanan serta Keselamatan Kerja Perawat’, Journal of Hospital Accreditation, 4(2), pp. 67-74.

Sugiyono (2019) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wijaya, S. & Susanti, R. (2024) ‘Evaluasi Penerapan Kewaspadaan Standar dalam Pencegahan Infeksi Silang di Rumah Sakit Swasta’, Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 27(1), pp. 15-23.

Wulandari, Y., Huriani, E., & Murni, L. (2021) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Cedera Tusuk Jarum Suntik’, Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 9(2).

Yuliana, T. (2019) ‘Determinan Kejadian Cedera Tertusuk Jarum Suntik Pada Perawat Rumah Sakit’, Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), pp. 157-166.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN CEDERA TUSUK JARUM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT. (2026). Jurnal Keperawatan, 14(2), 36-44. https://doi.org/10.47560/chkf9j64