PENGARUH EDUKASI KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA  DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK BALITA

Authors

  • Ethyca Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan William Booth

DOI:

https://doi.org/10.47560/3ztqdr87

Keywords:

edukasi keperawatan, pengetahuan orang tua, stunting, Anak Balita

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak balita yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup di masa depan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pencegahan stunting adalah tingkat pengetahuan orang tua. Edukasi keperawatan menjadi upaya promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pemahaman orang tua terkait pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi keperawatan terhadap tingkat pengetahuan orang tua dalam pencegahan stunting pada anak balita. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen rancangan one group pre-test and post-test. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Kelurahan Putat Jaya pada bulan Oktober 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang tua yang memiliki anak balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan orang tua. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi keperawatan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (60%). Setelah diberikan edukasi keperawatan, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan dengan sebagian besar responden berada pada kategori baik (66,7%). Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan edukasi keperawatan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan orang tua. Simpulan penelitian ini adalah edukasi keperawatan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan orang tua dan dapat dijadikan sebagai intervensi efektif dalam upaya pencegahan stunting pada anak balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. New York: David McKay Company.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI.

McGuire, W. J. (1989). Theoretical Foundations of Campaigns. Newbury Park: Sage Publications.

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

UNICEF. (2013). Improving Child Nutrition: The Achievable Imperative for Global Progress. New York: United Nations Children’s Fund.

World Health Organization. (2018). Reducing Stunting in Children: Equity Considerations for Achieving the Global Nutrition Targets 2025. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2020). Infant and Young Child Feeding. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2021). Guideline on Nutrition and Health Education. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

PENGARUH EDUKASI KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA  DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK BALITA. (2026). Jurnal Kebidanan, 14(2), 21-27. https://doi.org/10.47560/3ztqdr87