FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN BLIGHTED OVUM

  • Nur Hamidah Anggraini H Poltekes Kemenkes Malang
  • Endah Kamila Mas'udah Poltekkes Kemenkes Malang, Indonesia
  • Reni Wahyu Triningsih Poltekes Kemenkes Malang
Keywords: Blighted ovum, Kehamilan anembrionik

Abstract

Blighted ovum atau kehamilan anembrionik merupakan keadaan dimana seorang wanita hamil namun tidak terdapat janin didalam kandungannya, dikarenakan ovum yang dibuahi tidak berkembang. Hingga saat ini penyebab kejadian blighted ovum belum dapat dideteksi karena gejala yang tidak spesifik. Umumnya kejadian blighted ovum terjadi pada trimester I dan memungkinkan untuk terulang kembali pada kehamilan selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian blighted ovum. Metode penelitian yang digunakan adalah Literature Review yang didapatkan dari 3 database yaitu PubMed, ResearchGate dan Google Scholar dengan kriteria inklusi jurnal terakreditasi Sinta dan Scopus. Hasil penelitian dari 5 jurnal yang telah diidentifikasi melalui proses literature review didapatkan karakteristik ibu hamil berdasarkan usia, paritas, imunologis, dan kelainan genetik ada pada ibu hamil dengan blighted ovum. Ibu hamil yang mengalami blighted ovum memiliki karakteristik usia >40 tahun dengan paritas multigravida dan grandemultigravida serta kelainan genetik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Mitwally, A. B., et.al. (2018). Prevalence of blighted ovum in first trimester of pregnancy: a hospital based study. Int ernational Journal of Reproduction, Contraception, Obstetrics and Gyne cology, 8 (1)

Nurlelawati, E., dkk. (2019). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Terjadinya Blighted Ovum pada Ibu Hamil Di RSUD Pasar Rebo Tahun 2017. Journal Scientific Solutem, 2(1); 41-50.

Nuzul ZA, R., & Rosdiana, E. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Blighted Ovum (BO) pada Ibu Hamil di Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin Kota Banda Aceh Tahun 2015. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 2(2); 135.

Rahmawati, Dechoni., & Fatimah D. A. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Usia Terhadap Kejadian Blighted Ovum Pregnancy Di PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Jurnal Kebidana. 13 (2); 128-242.
Sinesis, Noviani R., dkk. (2020). Diagnosis dan Tatalaksana Blighted Ovum. Jurnal Kedokteran Unram, 9 (3); 508-511

Sulistyowati, dkk. (2017). Blighted Ovum: Roles of Human Leukocyte Antigen E and Natural Killer Cells. Bali Medical Journal, 6 (2)

Yeni, Cut M., M., dkk. (2018). Kehamilan Anembrionik pada Primigravida:Sebuah tinjauan kasus. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 18 (2); 110-114.

Yuliani, dkk. (2021). Asuhan Kehamilan. Jakarta: Yayasan Kita Menulis
Published
2022-12-07
How to Cite
Anggraini H, N., Mas’udah, E., & Triningsih, R. (2022). FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN BLIGHTED OVUM. Jurnal Kebidanan, 11(2), 14-17. https://doi.org/10.47560/keb.v11i2.380