PENGARUH KOMPRES DINGIN (COLD PACK GEL) TERHADAP NYERI POST DRY NEEDLING PADA PASIEN MYOFACIAL PAIN SYNDROME
DOI:
https://doi.org/10.47560/b36q0d64Keywords:
Dry needling, kompres dingin (cold pack gel), NyeriAbstract
Dry needling merupakan salah satu tindakan invasif yang sering dilakukan pada penderita myofascial pain syndrome. Pasien post dry needling akan mengalami nyeri hebat. Salah satu intervensi untuk mengurangi nyeri adalah dengan kompres dingin (cold pack gel). Keunggulan penggunaan cold pack gel dibandingkan dengan menggunakan media air es adalah, cold pack gel dapat bertahan kurang lebih 1-3 jam dan dapat digunakan berulang selama kemasan tidak bocor atau rusak sedangkan air es dapat bertahan 5 hingga 10 menit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres dingin (cold pack gel) terhadap nyeri post dry needling. Metode penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Tehnik sampling yang digunakan adalah Consecutive sampling. Sampel diambil sebanyak 31 responden. Pengambilan data menggunakan lembar observasi skala NRS. Dari hasil penelitian sebelum dilakukan kompres dingin (cold pack gel) sebagian besar responden mengalami nyeri berat terkontrol dan setelah dilakukan kompres dingin (cold pack gel) didapatkan sebagian besar responden mengalami penurunan skala nyeri ringan. Berdasarkan hasil uji statistik T-test didapatkan hasil ρ=0,496 dengan kemaknaan ρ > 0,05 yang berarti H1 diterima, dan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kompres dingin (cold pack gel) terhadap nyeri post dry needling pada pasien myofascial pain syndrome di ruang rawat inap RS Mitra Keluarga Surabaya. Sehingga penggunaan kompres dingin (cold pack gel) lebih ditingkatkan sebagai salah satu implementasi keperawatan mandiri non farmakologi.
Downloads
References
Agustiningrum, Reza Dwi et al. (2019). Pediomaternal Nursing Journal. Efektifitas Kompres Hangat dan Kompres Dingin terhadap Tingkat Nyeri Balita Pasca Outbreak Response Immunization. (5: 57-62).
Aulia, Salma dan Rita Afni. (2021). Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal). Kompres Air Dingin Sebagai Upaya Mengurangi Nyeri Persalianan. (1: 56-61).
Emri, Dessy R. (2018).Jurnal Sinaps.Efek Terapeutik Dry Needling dalam Tata Laksana Nyeri muskiloskletal. (1: 110-118 ).
Ferdinand. (2019). Comfort Scale. Jakarta: https://www.scribd.com/document/385567342/Comfort-Scale
Hidayat, Hanik Badriyah dan Annisa Oktavianti.(2020). Jurnal Neurona. Dry Needling Sebagai Terapi Nyeri Myofascial Servikal. (37: 1-9).
Hidayati, Nitaya dan Aji Puspa Wardana. (2023). Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF). Myofascial Pain Syndrome Pada Otot Upper Trapezius: Perbedaan Pengaruh Dari Myofascial Release Dan Strearching Terhadap Penurunan Nyeri. (5: 287-294).
Hulst Jepsen Physical Teraphy. (2022). The difference Between Dry Needling And Acupuncture. Jakarta: https://www.hjphysicaltherapy.com/specialties/dry-needling/
Fatonah, siti et al (2023), Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia. Hubungan tingkat pengetahuan dengan penerapan perawat tentang manajemen nyeri non farmakologi pada pasien post operasi. (1: 1-7)
Kristiyan, Andy et al (2019). Journal of Holistic Nursing and Health Science. Pengaruh Kompres Dingin dalam Penurunan Nyeri Pasien Post Percutaneous Coronary Intervention (PCI): Literature review. (2: 16-21)
Lamina Pain and Spine Center. (2022). Wajah umum digunakan tenaga kesehatan untuk menghitung skala nyeri. Jakarta: https://kliniknyeritulangbelakang.com/wajah-umum-digunakan-tenaga-kesehatan-menghitung-skala-nyeri/
Mila, Dian Zahrotul et al. (2021). Jurnal Keperawatan Muhamadiyah. Hubungan Antara Postur Tubuh Dalam Menggunakan Komputer Dengan Keluhan Myofascial Pain Syndrome Pada Karyawan di RSU Aminah Blitar. (4: 147-152).
Notoatmodjo S. 2012. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nur, Siti Aisyah. (2022). Jurnal Kesehatan Medika Saintika. Pengaruh Kompres Es Untuk Mengurangi Nyeri Saat Penyuntikan Imunisasi Campak Pada Bayi. (13: 289-296).
Physiopedia. (2020). McGill Pain Questionnaire. Jakarta: https://www.physio-pedia.com/McGill_Pain_Questionnaire
Physiotattva. (2021). Jakarta: Apa itu ice gel pack. https://www.physiotattva.com
Pratama, Renda Natalina. (2021). Jurnal ilmiah multi science kesehatan. Pemberian kompres dingin untuk mengurangi nyeri persalinan. (13: 81-88).
Prasetyo, Moses Steven Tanto dan Rini Andriani. (2023). Jurnal kesehatan dan kedokteran Tarumanegara. Hubungan faktor resiko dengan kejadian nyeri punggung bawah pada karyawan PT X selama pandemi COVID-19. (2: 8-15)
Sirait, Healthy Seventina. (2019). Jurnal Ilmiah Indonesia. Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Fraktur Femur Di RSU Gunung Jati Cirebon Tahun 2018. (1: 13-24)
Situmorang, Tetti Seriati. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Penerapan Terapi Kompres Dingin Guna Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Bayi Saat Imunisasi di Puskesmas Plus Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (1: 485-490)
Sugiharto, Henry. (2020). Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Efektivitas Dry-Needling Terhadap Spastisitas, Range of Motion, dan Intensitas Nyeri Pasien Paska Stroke di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. (7: 39-49).
Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tamsuri A. (2007). Konsep dan penatalaksanaan nyeri. Jakarta: EGC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The authors who publish this journal agree to the following requirements:
- The author retains the copyright and gives the journal rights regarding the first publication with the work being simultaneously licensed below Creative Commons Attribution ShareAlike License which allows others to share the work with an acknowledgment of the author's work and early publications in this journal.
- Authors can include separate additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version (for example, send it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this Journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., at an institutional repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as excerpts of previously published works.
