DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN LANSIA YANG MENGALAMI NYERI SENDI DI POSYANDU LANSIA SEDAP MALAM KREMBANGAN SELATAN SURABAYA

  • Eny Astuti STIKES William Booth
Keywords: Dukungan Sosial Keluarga, Kecemasan, Lansia

Abstract

Lansia yang mengalami nyeri sendi akan merasakan ketakutan, kegelisahan serta sering mengalami masalah psikologis yang dapat menimbulkan kecemasan. Perasaan kecemasan dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan perasaan putus asa, depresi, menyalahkan diri dan fight or freeze. Individu yang mengalami perasaan kecemasan sangat membutuhkan dukungan sosial keluarga untuk mengurangi tekanan psikologis selama lansia mengalami ketakutan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kecemasan Pada Lansia Yang Mengalami Nyeri Sendi di Posyandu Lansia Sedap Malam Krembangan Selatan Surabaya. Rancangan penelitian ini menggunakan Metode Korelasi. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di Posyandu Lansia Sedap Malam berjumlah 56 lansia, pengambilan sampel  menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 20 lansia yang terdiri dari 1 lansia pria (5%) dan 19 lansia perempuan (95%). Data yang dikumpulkan diperoleh melalui dua kuesioner yaitu kuesioner dukungan sosial keluarga dan kuesioner kecemasan. Data yang terkumpul dilakukan analisa uji Spearman dengan nilai p< 0,05 pada penelitian didapatkan hasil p= 0,015 dimana HO ditolak yang artinya ada hubungan dukungan sosial keluarga dengan kecemasan pada lansia. Dari hasil yang didapat diharapkan posyandu tetap mengadakan kegiatan sosial yang dapat meningkatkan hubungan sosial antara lansia dan pemberian penyuluhan kesehatan kepada masyarakat atau keluarga yang tinggal bersama lansia tentang pentingnya dukungan sosial keluarga untuk lansia. 

Published
2020-11-28
How to Cite
Astuti, E. (2020). DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN LANSIA YANG MENGALAMI NYERI SENDI DI POSYANDU LANSIA SEDAP MALAM KREMBANGAN SELATAN SURABAYA. Jurnal Kebidanan, 9(2), 49-59. https://doi.org/10.47560/keb.v9i2.258